Mata air perasaan
"Memiliki" dan "melepaskan"
Berasal dari mata air perasaan yang satu
Hanya berbeda tujuan alirannya
Tapi sejatinya sama
Memiliki bahkan bisa dalam bentuk melepaskan
Membiarkannya terbang bahagia
Pun melepaskan bisa selalu berarti memiliki
Memiliki kenangan terbaik
Memiliki cinta terbaik meski dilepaskan
"Mencintai" dan "membenci"
Apalagi yang satu ini, Kawan
Sungguh berasal dari mata air perasaan yang satu
Bening sekali mata air tersebut
Tapi kemudian berbeda alirannya karena egoisme
Padahal sejatinya sama
Banyak orang mencintai yang kemudian jadi membenci
Dan lebih banyak lagi orang2 yang membenci
Namun dia sungguh mencintai
Menyebut namanya dalam senyap
"Rindu" dan "Melupakan"
Juga berasal dari mata air perasaan yang satu
Mengalir deras begitu sejuk muasalnya
Tapi kemudian berbelok masing2 sesuai keinginan
Asalnya sih sama saja
Bukankah banyak kerinduan saat kita hendak melupakan
Dan tidak terbilang keinginan melupakan dalam rindu
Di dunia ini
Jika kita duduk takjim di tepi sungai kehidupan
Kita bisa merasakan hakikat perasaan2
Dan kadangkala, sesuatu yang terlihat bertolak-belakang
Sejatinya berasal dari hal yang sama
Inilah sajak mata air perasaan
Tidak mengapa terpaksa melepaskan demi memiliki
Tergugu cinta dalam kebencian
Pun rindu dalam usaha melupakan
Sepanjang patuhi rambu2 agamanya
Jangan merusak diri sendiri dan orang lain
Kita manusia,
Besok lusa semoga jadi lebih baik
(Darwis Tere Liye)
Tetaplah pada jalan kita, ikuti kemana arusnya. Ketika arus itu tidak seperti yang kita inginkan, buatlah arus baru yang tidak merubah arah dan tujuan kita.
Jumat, 13 Desember 2013
Ya, saat hujan..
Saat hujan
Berteriaklah di depan air terjun tinggi,
berdebam suaranya memekakkan telinga
agar tidak ada yang tahu kau sedang berteriak
Berlarilah di tengah padang ilalang tinggi,
pucuk2nya lebih tinggi dari kepala
agar tidak ada yang tahu kau sedang berlari
Termenunglah di tengah senyapnya pagi,
yang kicau burung pun hilang entah kemana
agar tidak ada yang tahu kau sedang termangu
Dan, menangislah saat hujan,
ketika air membasuh wajah
agar tidak ada yang tahu kau sedang menangis, Kawan
Perasaan adalah perasaan,
Tidak kita bagikan dia tetap perasaan
Tidak kita sampaikan, ceritakan, dia tetap perasaan
Tidak berkurang satu helai pun nilainya
Tidak hilang satu daun pun dari tangkainya
Perasaan adalah perasaan,
Hidup bersamanya bukan kemalangan,
Hei, bukankah dia memberikan kesadaran
betapa indahnya dunia ini?
Hanya orang2 terbaiklah yang akan menerima kabar baik
Hanya orang2 bersabarlah yang akan menerima hadiah indah
Maka nasehat lama itu benar sekali,
Menangislah saat hujan,
ketika air membasuh wajah
agar tidak ada yang tahu kau sedang menangis, Kawan
(Darwis Tere Liye)
Sabtu, 23 November 2013
Selasa, 19 November 2013
Itu cukup
Setiap manusia memiliki jalan hidupnya sendiri..
Hanya akulah yang benar-benar mengerti siapa aku.
Dan aku hanya akan menjadi diriku sendiri, bukan orang lain.
Mengertilah..
Hanya akulah yang benar-benar mengerti siapa aku.
Dan aku hanya akan menjadi diriku sendiri, bukan orang lain.
Mengertilah..
Kamis, 19 September 2013
"Ibu, ni lelah"
Hidup..
Mati..
Hidup..
Mati lagi..
Mati..
Hidup..
Mati lagi..
Semua ini terasa begitu berat bu.. Menjalani hari-hari tak terlepas dari tekanan. Hati terus berusaha untuk berbenah agar selalu bisa sepenuhnya menerima. Ada kalanya Ni sangat kuat dalam keadaan itu, sepahit apapun itu.. Tapi terkadang Ni sangat lemah dan mudah mengeluh akan hidup ini, sulit untuk diterima dan dipahami dengan hati yang baik. Di saat-saat himpitan itu datang, terasa menyayat hati. Ni berusaha untuk kuat, mengingat ibu. Karena ibu tentu menginginkan segala yang terbaik untuk Ni. Dan Ani selalu berusaha untuk menjadi dan memberikan yang terbaik untuk ibu dan ayah. Namun sekarang Ni lelah bu, ingin berada di sisi ibu..ingin berada di pelukan ibu..ingin menumpahkan air mata kelelahan ini.
Bodoh sekali jika Ni harus berharap "jika waktu bisa diputar kembali ke masa lalu", di saat kita gak perlu memikirkan apa-apa tentang sebuah "tanggung jawab". Yang dengan entengnya merengek manja ketika menginginkan sesuatu. Tapi inilah proses hidup, dan Ni harus bisa melewati setiap tahap-tahapnya. Toh, percuma kalau harapan itu berakhir pada sebuah penyesalan, tak berarti apa-apa.
Dan sekarang Ni harus hidup..
Sabtu, 14 September 2013
Dimulai hari ini
Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Semalam sibuk nggak karuan mengacau balaukan isi NB ku. Sesuatu itu, aku penasaran setengah mati -_- dibuatnya. Mencari sesuatu yang kupikir itu sangat penting pake banget.
"Kapankah aku dapat berakhir dari pencarian ini", umpatku saat itu..
Dan akhirnya aku menemukan...... Terimakasih Allah..
Malam ini, 21.20. Semua dimulai hari ini.
Semalam sibuk nggak karuan mengacau balaukan isi NB ku. Sesuatu itu, aku penasaran setengah mati -_- dibuatnya. Mencari sesuatu yang kupikir itu sangat penting pake banget.
"Kapankah aku dapat berakhir dari pencarian ini", umpatku saat itu..
Dan akhirnya aku menemukan...... Terimakasih Allah..
Malam ini, 21.20. Semua dimulai hari ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
